Logo

Perpustakaan Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah

BerandaJurnal TerakreditasiBeritaPendaftaran Anggota OnlinePustakawan
Area Anggota
Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
BerandaJurnal TerakreditasiBeritaPendaftaran Anggota OnlinePustakawan
Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Area Anggota
Pencarian berdasarkan :
Pencarian Spesifik
Pencarian terakhir:
Pencarian Spesifik
No image available for this title
Pinjam Buku Tambahkan ke Rak
Text

Kedudukan Dan Cara Pembagian Harta Gono Gini Menurut Hukum Adat Dan Hukum Islam

  • ISBN : -
  • Penerbit : Rosda
  • Tahun Terbit : 1995
  • Edisi : -
  • Bahasa : Indonesia
  • Halaman : -
  • Subjek : -
  • DDC : -
Tidak Tersedia
Semua eksemplar sedang dipinjam
No. Panggil
-
Bagikan Buku Ini
Tautan berhasil tersalin!
Deskripsi
Ketersediaan
Deskripsi Buku
Perkawinan yang sah baik meurut hukum adat ataupun hukum Islam memungkinkan terwujudnya suatu harta kenyataan yang dikenal dengan istilah harta gono gini, yaitu harta yang diperoleh selama ikatan pernikahan berlangsung yang diperoleh dengan cara selain melalui tukar menukar barang asal, warisan dan pemberian kepada salah seorang suami isteri.

Hukum adat membedakan cara pembagian harta gono gini akibat cerai hidup dengan cerai mati, sedangkan hukum Islam tidak.

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui segi-segi persamaan dan perbedaan dari kedudukan dan cara pembagian harta gono gini menurut hukum adat dan hukum Islam, sedangkan secara khusus bertujuan untuk membandingkan cara pembagian harta gono gini menurut hukum adat dan hukum Islam, dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi landasan kedua sistem hukum tersebut dalam menetapkan hukum harta gono gini ini. Penelitian ini dilakukan dengan cara menelaah buku-buku yang berkaitan dengan hukum harta perkawinan terutama yang membahas harta gono gini.

Setelah penulis menganalisis beberapa pendapat pakar hukum, baik dalam hukum adat maupun hukum Islam dapat disimpulkan sebagai berikut: Pada mulanya istilah harta gono gini merupakan istilah hukum dilingkungan hukum adat Jawa Timur yang kemudian diadopsi menjadi istilah hukum nasional. Di lain pihak hukum Islam yang menjangkau segala aspek kehidupan manusia tentu mempunyai aturan tersendiri terhadap perkara harta gono gini yang dalam hal ini dalam hukum Islam dinamakan syirkatul abdan. Kedudukan harta gono gini dalam hukum adat terdapat dalam masyarakat yang bertertib parental. Cara pembagiannya jika terjadi cerai hidup adalah suami dapat separoh dan isteri separoh, suami dapat dua pertiga dan isteri dapat satu pertiga. Jika dalam cerai mati harta gono gini dilebur menjadi harta kekayaan suami isteri yang hidup lebih lama. Dalam hukum Islam baik cerai mati atau cerai hidup pembagian sama seperti dalam perkara cerai hidup dalam adat hukum adat, hanya dalam perkara cerai mati selain mendapat tambahan bagian dari harta gono gini suami isteri yang masih hidup mendapat tambahan bagian dari harta peninggalan yang meninggal dalam kapasitasnya sebagai suami isteri sesuai ketentuan ilmu faroidl. Yang menjadi dasar pertimbangan bagian suami isteri adalah kerjasama mereka dalam usaha memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Ulasan Pengguna
Login untuk menulis ulasan
Informasi Ketersediaan Koleksi
#
My Library Belum memasukkan lokasi
08467
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
#
My Library Belum memasukkan lokasi
08468
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing

Logo

Perpustakaan Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah

Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui literasi kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diakses.

Visitor Statistics
  • Today 0
  • 1 Minggu Terakhir 0
  • 1 Bulan Terakhir 0
  • Total Pengunjung 0
Layanan
  • Informasi
  • Area Anggota
  • MASUK Pustakawan
  • Buku Tamu
Operating Hours
  • Monday - Thursday 08:00 - 16:00
  • Friday 08:00 - 15:00
  • Saturday - Sunday Closed
© 2026 Perpustakaan Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah. All rights reserved.
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?